Thursday, November 20, 2014

Betapa Bangganya Angkatan Laut Dengan Kapal Selamnya

BETAPA BANGGANYA ANGKATAN LAUT
DENGAN
KAPAL SELAM BARUNYA

Indonesia adalah Negara yang kaya raya akan hasil alamnya, bahkan disebut Negara yang “Gemah Ripah Loh Jinawi” yang mana dari hasil alamnya akan mampu mencukupi kehidupan warganya. Kekayaan alam ini terdapat di dua  belantara yaitu daratan dan lautan. Sekarang kekayaan yang paling perlu kita jaga adalah kekayaan lautnya, kekayaan akan Maritim
Indonesia perlu sekali menjaga segala kekayaannya dari penjarahan secara tersurat maupun tersirat dari pihak asing. Seperti halnya pertangbangan laut yang dikuasai secara legal oleh asing, belum lagi yang illegal yang kasusnya sering kita temui saat ini. Seperti para pelaut Cina, Jepang, Tailand yang mengambil secara illegal dari perairan Indonesia . Hal ini disebabkan karena minimnya kekuatan angkatan laut kita dalam penjagaan secara intensif di perairan Indonesia. Kita tahu Indonesia memiliki kapal laut yang cukup lumayan banyak. Tapi ingat itu adalah dulu saat awal Indonesia merdeka sampai masa presiden Soeharto. Namun, kini hal itu terasa menyesakkan dada Tentara Nasional Indonesia  Angkatan Laut,. Karena kapal yang di jadikan andalan yaitu kapal laut yang sangat intensif dan efektif yang banyak dulu kini semuanya mati terkubur dalam-dalam di sebuah museum. Sedangkan yang tersisa hanya ada satu saja yaitu Kapal Selam Cakra
Ya….. hanya Kapal Selam Cakra-lah  yang paling berharga dihati para angkatan laut yang sedikit banyak menyelamatkan Indonesia. Di saat bangsa Indonesia sedang sangat membutuhkan untuk pengamanan yang cukup luas tersebut serasa sulit untuk bergerak menyelamatkan kekayaan laut tercinta. Usianya kini juga sudah udzur dan tinggal menunggu panggilan dari pemerintah untuk mengangkatnya dari laut Indonesia tercinta. Maka angkatan laut kita untuk saat ini benar-benar sangat membutuhkan angin segar dan semangat baru untuk mewujudkan keamanan kekayaan laut dan kenyamanan dalam menikmati pemandangan laut. Bersyukur sekali kalau pemerintah segera merealisasikan anggaran untuk pembelian kapal selam  baru dan segera mengambil 2 (dua) buah kapal selam yang telah dibelinya sewaktu masa Presiden Soeharto yang berada di Jerman yang sudah di bayar lunas.
Karena luasnya perairan Indonesia yaitu 2/3 dari luas Indonesia maka jumlah kapal selam yang dibutuhkanpun juga cukup banyak dan akan memakan banyak biaya pemerintah untuk penganggaran kapal selam ini. Saya pikir alangkah lebih efektifnya kapal selam kita yang direncanakan baik dibeli maupun membuat sendiri adalah kapal selam dengan berbagai fungsi. Dalam suatu karya maka harus dibuat suatu karya yang sempurna  yang harus dibayar dengan biaya yang sangat mahal. Saya berkonsep kalau lebih efektifnya kapal selam kita adalah kapal yang besar dan megah, dengan segala kegunaannya. Indonesia sebaiknya menggunakan kapal selam yang sangat besar yang bisa menampung angkatan laut yang cukup banyak dan ahli. Kapal selam sebaiknya kapal yang bisa memuat senjata tempur yang sangat canggih seperti Rudal, Torpedo, Roket, Nuklir, Senjata Kimia untuk perlindungan Kapal dari deteksi kapal laut asing. Selain senjata masih perlu lagi perlengkapan yang lain yaitu alat komunikasi dan deteksi, selain itu masih perlu lagi kelengkapan yaitu pesawat tempur dalam kapal induk dan adanya kapal selam mini yang memiliki ketahanan yang tidak kalah dengan kapal selam induk dan memiliki kelincahan yang jauh lebih gesit lagi dari yang kapal induk.
Mengapa hal tersebut sangat diperlukan, kapal selam bila ukurannya besar dan masuk perairan dangkal maka kapal selam tidak akan mampu bergerak dengan leluasa. Maka dari itu diperlukan kapal selam mini yang desainnya sama dengan kapal selam utama/Induk. Dengan adanya kapal selam mini maka kerjanya akan jauh lebih maksimal dan daya pertahanannya akan lebih efektif.
“ Dari Sabang sampai Merauke berjajar-jajar pulau-pulau, sambung menyambung itulah Indonesia ”, inilah lagu yang harus kita pertahankan agar Indonesia tidak jatuh ke tangan lain terutama kekayaan alamnya. Indonesia membutuhkan orang-orang yang handal dan berjiwa pahlawan, dan Tentara Republik Indonesia Angkatan Laut-lah yang akan menjadi pahlawan untuk membela kelautan kita saat ini selain dukungan dari masyarakat kita.
Angkatan laut akan benar-benar merasakan angin segar dan akan berjiwa besar bila di dukung dengan persenjataan dan  alat keamanan yang canggih yakni kapal selam salah satunya. Bukannya di sini sebagai masyarakat kecil saya tidak mendukung alat pertahanan yang lain seperti kapal laut, dan kapal tempur yang ukurannya juga cukup besar. Hanya saja kapal selam akan lebih efektif dan lebih bisa menjamin keamanan dari ancaman, gangguan, ataupun hal-hal lain yang akan merugikan Indonesia.
Mengingat musuh kita sekarang bukan perang secara missal dan terbuka seperti perang dunia 1 dan 2. Namun, sekarang menggunakan teknologi yang canggih, sehingga dengan kecanggihan teknologinya yang diterapkan di kelautan akan semakin sulit kita untuk melacaknya dan membuat hasil laut kita banyak yang terambil. Sebagaimana yang terjadi beberapa tahun yang lalu, kapal selam asing mampu masuk ke perairan Indonesia dan mengambil ikan-ikan yang segar dari laut Indonesia dan kita tidak mampu mendeteksinya. Kalaupun mampu ternyata kapal mereka diluar Zone Eklusif Ekonomi (ZEE) dan hanya selang pengambil ikan atau kekayaan laut saja yang masuk sehingga kita kesulitan untuk menerapkan peraturan terutama mengenai pelanggaran kelautan. Hukum mana yang bisa kita tegakkan jika kita tidak mempunyai dasar hukum atau bukti untuk mewujudkan atas pelanggaran yang mereka lakukan.
Hal yang paling bisa membantu yaitu kapal selam dengan alat deteksi selayaknya sonar ikan lumba-lumba  yang mampu mencium bau musuh atau mangsa dari jarak jauh, selain itu juga sulit untuk di deteksi oleh musuh-musuhnya. Maka dari itu kapal selam bagi Indonesia sangat mendesak dan wajib ada memingat perdagangan bebas sudah terbuka dan mafia laut semakin pintar dalam mengambil kekayaan kita. Undang-undang kelautan kita harus kita tegakkan dan wajib menangkap segala macam kejahatan yang ada di laut kita.
Selain itu kapal kita yang sudah kita beli harus kita ambil karena itu adalah hak kita dan kita sudah membayarnya dengan sangat mahal menggunakan uang rakyat. Janganlah sebagai orang pemerintah berfikir harga kapal selam mahal, namun berfikirlah untuk manfaat yang jauh lebih penting lagi yaitu melindungi kekayaan alam Indonesia yang digunakan seluas-luasnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia.
Rakyat senang, Angkatan Laut senang, Negara aman. Angkatan laut pasti akan mengamalkan mottonya “ Jales Viva Jaya Mahe “  yaitu “ Di Laut Kita Jaya “. Karena ABRI berorientasi pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Catur Prasetya, Delapan Wajib ABRI, 11 Azaz kepemimpinan ABRI, dan Tujuh Asas Kepemimpinan dan Komunikasi social ABRI. Itulah semua yang menjadikan angkatan laut kita semangat dan akan berjaya di Nusantara dengan penambahan Persenjataan dan Kapal Selamnya yang canggih.
Sumber data :
  1. Surat kabar “kompas”, tanggal 26 januari 2010
  2. Koran Tempo, tanggal 28 januari 2005
  3. Forum Detik
  4. Koran Sindo, tanggal 15 Pebruari 2010
  5. Artikel Fadhl Ihsan , 13 November 2009